ZakaTalkApa kata kamu?
Donatur Lama Jangan Dilupakan: Tiga Pertanyaan tentang Retensi
Untuk pengelola lembaga zakat dan wakaf: sebelum mencari donatur baru, cek dulu berapa banyak donatur lama yang kembali.

Apa itu retensi donatur
Retensi donatur adalah persentase donatur tahun lalu yang kembali berdonasi tahun ini. Cara menghitungnya sederhana:
Retensi = donatur tahun lalu yang berdonasi lagi tahun ini ÷ seluruh donatur tahun lalu
Contoh: tahun lalu ada 1.000 donatur, dan 400 di antaranya berdonasi lagi tahun ini. Retensinya 40 persen.
Tiga pertanyaan untuk minggu ini
- Berapa persen donatur tahun lalu yang kembali berdonasi? Bila belum tahu, itu temuan pertama: data donatur belum dicatat per orang.
- Kapan terakhir mereka dihubungi selain saat diminta donasi? Ucapan terima kasih, kabar program, atau sapaan hari besar membuat donatur merasa dikenal.
- Sudahkah mereka menerima laporan dampak? Donatur yang tahu ke mana donasinya pergi punya alasan untuk kembali.
Mengapa retensi penting
Mendapatkan donatur baru butuh biaya kampanye dan waktu. Donatur lama sudah mengenal lembaga. Menjaga mereka membantu penghimpunan tumbuh lebih stabil, dan membuat biaya per rupiah terhimpun lebih terkendali.
Hitung retensi, CLV, dan CAC lembaga Anda secara gratis di Kesehatan Penghimpunan. Cukup isi angka rekap tahunan.
Sumber
Angka dan kutipan diambil dari sumber di atas pada saat tulisan ini terbit. Bila menemukan kekeliruan, kabari kami di info@zakademia.com.



ZakaFlash
ZakaPedia