Zakademia

Literasi / ZakaStory

ZakaStorySiapa yang merasakan?

Ketika Wakaf Mengembalikan Penglihatan: Kisah RS Mata Achmad Wardi

Di Serang, Banten, sebidang tanah wakaf tumbuh menjadi rumah sakit mata. Ribuan pasien dhuafa kembali bisa membaca, menjahit, dan bekerja.

Ilustrasi gedung rumah sakit dan mata yang berbinar

Ibu Maisaroh, 59 tahun, menjahit untuk menghidupi keluarganya. Ketika katarak membuat matanya tak lagi bisa melihat, pekerjaan itu terhenti. Setelah menjalani operasi gratis di RS Mata Achmad Wardi, ia kembali bisa membaca Al-Qur’an dan menjahit.1

Kisah serupa datang dari Pak Muardi, petani berusia 62 tahun dari Lebak, yang lama tak bisa bekerja karena penglihatannya kabur. Sami, nelayan dari Serang, menggambarkan matanya sebelum operasi: “Jadi seperti bayang-bayangan aja gitu. Seperti bayangan orang lewat gitu.”12

Bermula dari sebidang tanah

Rumah sakit di Jalan Raya Taktakan, Kota Serang, ini berdiri di atas tanah wakaf almarhum Achmad Wardi. Dompet Dhuafa dan Badan Wakaf Indonesia meresmikannya pada April 2018 sebagai rumah sakit khusus mata pertama di Banten. Sejak awal, rumah sakit ini melayani pasien dhuafa secara gratis atau dengan biaya rendah.23

Ketika wakaf bertemu sukuk negara

Pada Maret 2020, pemerintah menerbitkan sukuk wakaf seri SW001 senilai Rp50,84 miliar dengan Badan Wakaf Indonesia sebagai nazhir. Dananya bekerja dengan dua cara. Diskon penerbitan dipakai untuk merenovasi dan melengkapi pusat retina di rumah sakit ini. Kupon 5 persen per tahun membiayai operasi katarak gratis bagi pasien dhuafa, ditambah pengadaan ambulans. Selama lima tahun masa sukuk, sasarannya 2.513 pasien. Pokok dananya kembali utuh kepada wakif saat jatuh tempo pada Maret 2025.4

Di sinilah keistimewaan wakaf produktif: dananya tidak habis dibagikan, tetapi manfaatnya terus berputar.

Gerakan Banten Melihat

Sejak 2018, rumah sakit ini menjalankan Gerakan Banten Melihat, program operasi katarak gratis bagi warga kurang mampu. Operasinya memakai teknik fakoemulsifikasi dengan lensa tanam berkualitas tinggi, sama dengan layanan untuk pasien berbayar. Tim juga turun ke desa-desa terpencil untuk pemeriksaan keliling, dan menyediakan aplikasi pemeriksaan awal daring bernama SOCA.1

2.468operasi katarak gratis, 2018–2024
Rp50,84 Msukuk wakaf SW001 (2020)
2018diresmikan di atas tanah wakaf

Pendanaannya kini datang dari banyak arah: wakaf, donatur perorangan, mitra perusahaan, dan lembaga filantropi.1

Pelajaran bagi lembaga

  • Aset wakaf bisa menjadi layanan publik. Tanah yang dikelola dengan rencana yang jelas dapat tumbuh menjadi layanan kesehatan yang berkelanjutan.
  • Ukur dampaknya dalam angka. Jumlah operasi, pasien yang kembali bekerja, dan wilayah yang dijangkau membuat wakif dan donatur yakin dananya bekerja.
  • Gabungkan sumber dana. Wakaf, sukuk wakaf, donasi, dan kemitraan saling menguatkan.

Ingin tahu beda wakaf uang, wakaf melalui uang, dan sukuk wakaf? Baca ZakaPedia.

Sumber

  1. PERSI. RS Mata Achmad Wardi: Gerakan Banten Melihat (dokumen PERSI Award 2025). 2025.
  2. IDX Channel. Berkat Operasi Gratis di RS Wakaf, Sami Kini Melihat Kembali. 11 April 2022.
  3. RMOL. Dompet Dhuafa dan BWI Resmikan Rumah Sakit Mata Pertama di Serang. 20 April 2018.
  4. Bisnis.com. Sukuk Wakaf Rp50,84 Miliar Atasi Katarak, Berikan Imbal Hasil 5 Persen. 10 Maret 2020.

Angka dan kutipan diambil dari sumber di atas pada saat tulisan ini terbit. Bila menemukan kekeliruan, kabari kami di info@zakademia.com.

Bagikan

Baca juga

Ingin menelitinya lebih dalam? Bab 7 buku Metodologi Penelitian Filantropi Islam, Metode Terapan, membahas cara meneliti persoalan seperti ini pada zakat dan wakaf; ringkasan babnya terbuka untuk semua.

Baca ringkasan Bab 7

Punya pengalaman atau kajian seputar zakat dan wakaf? Tulis untuk Zakademia. Setiap tulisan ditinjau editor sebelum terbit dan tampil dengan nama Anda.

Mulai menulis
Butuh data yang menjawab pertanyaan lembaga Anda?

Zakademia menemani lembaga filantropi Islam lewat riset, analitik, dan pendampingan.

Lihat layanan