Zakademia

Publikasi / Metodologi Penelitian Filantropi Islam

Bab 4 dari 10

Metode Kualitatif

Bagian II · Metode Kualitatif, Historis, dan Terapan · M. Fahmi Hidayat, Fauziyah Latiefa Salsabila

Penelitian kualitatif berusaha memahami makna zakat dan wakaf dari sudut pandang pelakunya, dengan peneliti sebagai instrumen utama, dan tepat dipakai ketika pertanyaan berbentuk “bagaimana” dan “mengapa”. Perencanaannya dimulai dari penentuan fokus (tata kelola, pengalaman, atau budaya) dan pemilihan informan kunci secara purposive atau snowball. Empat desain utamanya adalah etnografi untuk memahami budaya seperti tradisi zakat fitrah dan wakaf tanah, fenomenologi untuk memahami pengalaman mustahik, wakif, dan amil, studi kasus untuk menelaah lembaga, program, atau proses secara mendalam, serta analisis tekstual untuk menelaah laporan, kampanye, dan khutbah.

Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pedoman semiterstruktur, kelompok diskusi terarah yang memanfaatkan interaksi antarpeserta, observasi yang memperlihatkan apa yang benar-benar dilakukan, dan catatan pengalaman responden seperti kisah hidup. Setiap teknik menuntut strategi yang berbeda bagi amil, nazhir, dan mustahik, termasuk perlindungan khusus bagi informan yang rentan. Teknik-teknik ini paling kuat bila dipadukan, karena apa yang dikatakan pelaku belum tentu sama dengan apa yang mereka lakukan.

Analisis kualitatif berjalan bersamaan dengan pengumpulan data dan bertumpu pada pengodean: pemberian label bermakna pada potongan data yang dirangkai menjadi kategori dan tema. Teknik yang dipilih bergantung pada pertanyaan: model interaktif untuk menemukan pola, analisis isi untuk menelaah teks secara sistematis, grounded theory untuk membangun model baru, analisis tematik untuk menemukan pola makna bersama, serta analisis wacana dan hermeneutika untuk menelaah bahasa kebijakan dan penafsiran teks. Laporan yang baik memperlihatkan jejak analisisnya dan melaporkan temuan yang menyimpang dari pola utama.

Isi bab

  1. 4-1Desain Penelitian Kualitatif
    • Hakikat Penelitian Kualitatif
    • Merencanakan Studi Kualitatif
    • Etnografi
    • Fenomenologi
    • Studi Kasus
    • Analisis Tekstual
  2. 4-2Pengumpulan Data Kualitatif
    • Wawancara
    • Kelompok Diskusi Terarah
    • Observasi
    • Catatan Pengalaman Responden
  3. 4-3Analisis Data Kualitatif
    • Pendekatan Analisis Kualitatif
    • Analisis Isi dan Grounded Theory
    • Analisis Tematik
    • Analisis Kualitatif Lanjutan

Konsep kunci

Istilah yang dijelaskan di kamus tepi halaman bab ini.

penelitian kualitatifetnografifenomenologistudi kasusanalisis tekstualinforman kuncipurposive samplingteknik snowballsaturasiwawancara kualitatifpedoman wawancarakelompok diskusi terarahobservasi partisipancatatan lapanganphotovoicepengodeankode in vivoanalisis isigrounded theoryanalisis tematikanalisis wacanahermeneutikadeskripsi tebalrefleksivitassudut pandang emik dan etiktadabbur

Pertanyaan yang dijawab bab ini

  1. Pertanyaan “Bagaimana amil masjid memaknai tugas menyalurkan zakat fitrah?” paling tepat dijawab dengan desain apa?
  2. Mengapa wawancara perlu dipadukan dengan observasi dalam meneliti praktik nazhir?
  3. Apa yang membedakan analisis tematik dari grounded theory, dan kapan masing-masing dipilih?

Setiap bab ditutup dengan Inti Bab, Konsep Kunci, Pertanyaan Tinjauan, Soal dan Aplikasi, serta Proyek Penelitian Mandiri.

Semua bab

  1. Bab 1 Pengantar Penelitian Filantropi Islam
  2. Bab 2 Metode Normatif-Syariah
  3. Bab 3 Metode Kuantitatif
  4. Bab 4 Metode Kualitatif
  5. Bab 5 Metode Historis-Dokumenter
  6. Bab 6 Metode Campuran dan Komparatif
  7. Bab 7 Metode Terapan
  8. Bab 8 Metode Digital
  9. Bab 9 Metode Lanjutan
  10. Bab 10 Tantangan dan Dampak Penelitian Filantropi Islam