Zakademia

Publikasi / Metodologi Penelitian Filantropi Islam

Bab 6 dari 10

Metode Campuran dan Komparatif

Bagian II · Metode Kualitatif, Historis, dan Terapan · M. Fahmi Hidayat, Fauziyah Latiefa Salsabila

Banyak persoalan zakat dan wakaf tidak dapat dijawab oleh satu jenis data saja. Metode campuran memadukan data kuantitatif dan kualitatif melalui desain eksploratori, eksplanatori, atau konvergen, dengan integrasi yang jelas di antara keduanya, misalnya lewat tampilan bersama. Analisis komparatif membandingkan lembaga, wilayah, atau negara melalui pemilihan kasus yang paling mirip atau paling berbeda, dengan syarat konsep dan ukuran yang dibandingkan setara agar tidak terjadi peregangan konsep.

Perbandingan diperkaya oleh analisis kontekstual, yang membaca pengaruh budaya lokal dan kelembagaan daerah, serta pendekatan interdisipliner, yang memadukan fikih, ekonomi, manajemen, dan hukum dalam satu pertanyaan penelitian.

Ketika jumlah kasus banyak dan beragam, tipologi membantu menyederhanakan keragaman dengan menyilangkan dua dimensi atau lebih, menghasilkan jenis-jenis yang bermakna seperti tipologi nazhir, model pengelolaan wakaf produktif, dan strategi penghimpunan zakat. Analisis komparatif kualitatif (QCA) melangkah lebih jauh dengan aljabar Boolean dan tabel kebenaran untuk menemukan kombinasi kondisi yang cukup bagi suatu capaian. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan zakat dan wakaf sering bersifat konjungtural, ekuifinal, dan asimetris, sehingga satu faktor jarang cukup menjelaskan hasil sendirian.

Isi bab

  1. 6-1Desain Campuran dan Komparatif
    • Metode Campuran
    • Analisis Komparatif
    • Analisis Kontekstual
    • Pendekatan Interdisipliner
  2. 6-2Analisis Komparatif
    • Tipologi
    • Analisis Komparatif Kualitatif

Konsep kunci

Istilah yang dijelaskan di kamus tepi halaman bab ini.

metode campurandesain eksploratoridesain eksplanatoridesain konvergentampilan bersamaanalisis komparatifdesain kasus paling miripdesain kasus paling berbedaperegangan konsepisomorfismeanalisis kontekstualpendekatan interdisiplinertipologiruang sifataljabar Booleancrisp-set QCAfuzzy-set QCAkalibrasi

Pertanyaan yang dijawab bab ini

  1. Kapan desain eksplanatori lebih tepat daripada desain konvergen dalam meneliti kepercayaan muzaki?
  2. Apa syarat agar perbandingan tata kelola zakat Indonesia dan Malaysia tidak menyesatkan?
  3. Bagaimana QCA menunjukkan bahwa keberhasilan wakaf produktif jarang ditentukan satu faktor?

Setiap bab ditutup dengan Inti Bab, Konsep Kunci, Pertanyaan Tinjauan, Soal dan Aplikasi, serta Proyek Penelitian Mandiri.

Semua bab

  1. Bab 1 Pengantar Penelitian Filantropi Islam
  2. Bab 2 Metode Normatif-Syariah
  3. Bab 3 Metode Kuantitatif
  4. Bab 4 Metode Kualitatif
  5. Bab 5 Metode Historis-Dokumenter
  6. Bab 6 Metode Campuran dan Komparatif
  7. Bab 7 Metode Terapan
  8. Bab 8 Metode Digital
  9. Bab 9 Metode Lanjutan
  10. Bab 10 Tantangan dan Dampak Penelitian Filantropi Islam